Aku sayang kamu.
Terdengar dangkal, dan mungkin memang dangkal.
Tapi biarkanlah aku bicara, sesekali.
Aku sayang kamu,
Seperti ombak cinta daratan,
maka ia datang menemui karang di pesisir tiap senja
Aku sayang kamu,
Seperti matahari cinta bulan,
maka ia tak berhenti menyinari bulan meski hingga larut.
Aku sayang kamu,
Seperti hujan cinta bumi,
maka ia selalu yakin walaupun harus jatuh bebas
Aku sayang kamu,
Seperti ibu dan ayahku saling cinta,
maka mereka selalu mendoakan diam-diam dari jauh
Kumpulan perasaan yang dikemas dalam perjalanan entah kemana; di kereta; di kamar tidur; dan di hati seseorang.
Thursday, August 20, 2015
Subscribe to:
Posts (Atom)
Biarkan Aku Tidur
Aku baru kehilangan ayahku di hari sabtu. Dan pagi ini ada keharusan kehilanganmu. Amarah dan kesedihan campur aduk, Bawah-atas, gigi rah...
-
Sayang, mengapa kamu kembali? Menyapa di sela-sela lupaku. Mengupas kembali yang dulu hilang. Membuka kembali luka yang belum kering. J...
-
Aku menahan nafasku di sela-sela maki yang tidak ingin ku dengar, membiarkan kepalaku saja yang bertanya-tanya; kata-kata apa lagi yang m...
-
Langit dan angin seringkali jadi guyonan kita berdua; "aku titipkan salam untukmu di langit, sampaikah sudah?" "peluk ha...